close

The BRR Knowledge Centre, established in June 2008, aims to collect and disseminate information regarding the rehabilitation and reconstruction programme in Aceh and Nias (2005-09).

The information collected includes documents and other media types sourced from BRR and participating organisations.
The information is disseminated through the document search and other retrieval facilities available at this web-site.
Mission

Kongres XXII PWI

Print
Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias mendukung pelaksanaan Kongres XXII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang akan berlangsung di Banda Aceh pada 28-29 Juli 2008. Dalam Kongres PWI ini, BRR akan memfasilitasi peserta dan peninjau kongres untuk melakukan tsunami tour ke daerah yang luluhlantak dihumbalang tsunami tiga setengah tahun silam.

Juru Bicara BRR NAD-Nias Juanda Djamal mengatakan, tsunami tour akan diadakan pada Minggu (27/7). Peserta atau peninjau Kongres PWI akan dibagi dalam dua tim. Tim pertama akan mengunjungi Desa Lambung, kuburan massal Ulee Lheue, Pasar Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, dan PLTD Apung. Sementara tim kedua akan mengunjungi Perumahan Tiongkok di Neuheuen (Aceh Besar), Mapolda Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, PLTD Apung.




“Tsunami Tour ini bertujuan untuk memperlihatkan kemajuan yang telah dicapai selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascatsunami. Kita berharap, dengan kunjungan ini bisa memberikan gambaran utuh tentang pemulihan pascatsunami,” kata Juanda di Banda Aceh, Sabtu (26/7). “Ini juga membuktikan bahwa Aceh sudah aman pascakonflik.”

Dia menambahkan, keberhasilan Aceh dalam menata kehidupan pascakonflik dan tsunami merupakan upaya bersama. “Keberhasilan ini berkat kerjasama semua pihak, yang telah bahu membahu memulihkan situasi Aceh pascabencana dahsyat dan konflik berkepanjangan. Tanpa usaha bersama, mustahil bisa dicapai kemajuan seperti sekarang ini,” kata dia.

Kongres XXII PWI, kata Juanda, diharapkan bisa menghasilkan sebuah pemikiran yang konstruktif untuk membangun internal PWI, khususnya, dan membangun kehidupan Aceh dan Indonesia pada umumnya. “Kita mengucapkan selamat berkongres kepada wartawan yang tergabung dalam PWI. Semoga kongres kali ini di Aceh dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan ke arah yang lebih bagus di Aceh dan Indonesia,” tandasnya.